Tampilkan postingan dengan label P3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label P3. Tampilkan semua postingan
KEHAMILAN

Gambar : perkembangan janin dalam rahim ibu.


Melihat gambar di atas , sejenak ingat pertanyaan siswa beberapa tahun yang lalu.

===== 
"Lo bu ... Itu proses kehamilan satu janin".
"Bagaimana dengan kehamilan kembar? 
Trus , kenapa anak kembar tak selalu sama wajahnya?"
=====

Gambar : kehamilan kembar.


Kehamilan kembar ada dua macam :

        1. Kembar identik ; 
            kehamilan kembar yang menghasilkan anak-anak dengan 
            tubuh dan wajah yang identik / serupa. 
  
Kembar identik terbentuk oleh satu sel telur dan satu sel sperma yang mengalami proses pembuahan , menyatu , menjadi zigot dan menjalani tahap selanjutnya sebagai embrio.  
Pada tahap pembelahan , bila embrio membagi diri menjadi dua , maka jadilah kembar dua identik , sedang bila embrio membagi diri menjadi empat , maka jadilah kembar empat yg identik , dll.

        2. Kembar fraternal ;
            kehamilan kembar yang menghasilkan anak-anak dengan 
            tubuh dan wajah yang berbeda antar satu dengan yang lainnya.

Kembar Fraternal terbentuk oleh dua sel telur dan dua sel sperma. Terjadi karena dua ovarium dalam waktu yang sama menghasilkan sel telur , dan dua sel telur sama" berhasil dibuahi oleh sel sperma. Maka terbentuklah dua zigot , dua zigot menjalani tahap selanjutnya sebagai embrio dan berhasil menempel , menelusup masuk endometrium / dinding rahim. Dua embrio tersebut berkembang menjadi janin sampai kemudian layak keluar dari rahim setelah kurang lebih 40 minggu. Tubuh dan wajah dua anak yang lain dapat dibedakan antara satu dengan yang lainnya , karena benar" terlihat bedanya.


=====
"Bu , bagaimana kalau sudah menikah lama , tapi tidak hamil juga ... Adakah alternatif lain untuk memiliki anak ?"
=====

Alternatif lain bila tidak bisa hamil secara normal 
Pasutri / pasangan suami istri bisa menjalani program bayi tabung. Bayi tabung terbentuk saat sel telur dan sel sperma disatukan dengan alat khusus , di luar rahim ibu. Ketika zigot telah terlihat hidup , mengalami tahap pembelahan (jadi embrio) , embrio kemudian ditempelkan ke dinding rahim ibu.

Untuk lebih jelasnya , bisa dilihat gambar dan video di bawah ini :




=====
"Bagaimana cara mengendalikan kehamilan ? Bila tak ingin / belum ingin memiliki anak ?"
=====

Cara mengendalikan kehamilan :

1. Membatasi kehamilan dengan mengikuti program keluarga berencana (KB) yang umum disampaikan     petugas kesehatan di puskesmas. Misal : KB alami (mengatur kopulasi / hubungan pasutri dengan         melihat masa subur melalui kalender bulanan sang istri , agar tidak hamil) , KB obat/pil , KB suntik ,     pemakaian kondom , dll.

2. Menghambat kehamilan , misal dengan operasi Tubektomi  utk wanita (tuba fallopi dipotong dan            diikat agar sel telur tidak dapat bertemu dengan sel sperma) dan Vasektomi utk laki-laki (vas deferens     dipotong dan diikat agar sel sperma tidak dapat menemui sel telur). Istilah lain untuk jenis KB ini         adalah steril. Masih mungkin terjadi kehamilan lagi , syarat ;  bila saluran sel (tuba fallopi atau sel         sperma) disambung lagi , dan saluran sel tersebut belum lengket karena terlalu lama diikat.

Video operasi Vasektomi




PROSES REPRODUKSI MANUSIA


        Proses reproduksi manusia diawali dengan pertemuan antara laki-laki dan wanita. 
Dalam ikatan halal , sepasang manusia ini baru diperkenankan untuk melakukan hubungan suami istri , yang dalam sains dikenal dengan istilah KOPULASI (menyatunya organ reproduksi laki-laki dan wanita , atau bisa juga diartikan , proses tersimpannya sel sperma dari organ reproduksi laki-laki ke dalam organ reproduksi wanita).


Video proses reproduksi manusia :




        Setelah berjuta-juta sel sperma masuk ke dalam organ reproduksi wanita. Sel sperma bergerak mendekati sel telur melalui saluran telur (Tuba fallopi). Dalam Tuba fallopi , sel sperma bertemu dengan sel telur (ovum). 
Dari berjuta-juta sel sperma , hanya satu sel sperma yang akan berhasil masuk menelusup menembus dinding pertahanan sel telur. Terjadinya penyatuan inti sel sperma dengan sel telur. Peristiwa itu dinamakan PEMBUAHAN / FERTILISASI. Sedang dua sel yang semula dua kemudian menjadi satu dinamakan ZIGOT. 

        Zigot melakukan tahapan selanjutnya yaitu pembelahan. Yang semula satu , membelah menjadi dua , empat , delapan , enam belas , tiga puluh dua (tahapan morula). Di tahap pembelahan ini , zigot dinamakan sebagai EMBRIO. Dalam tahap pembelahan ini , embrio kemudian menelusup masuk dan tertanam / menempel ke dalam dinding rahim (Endometrium). Peristiwa ini dinamakan IMPLANTASI.

        Embrio meneruskan tahapan perkembangan selanjutnya ; blastula , gastrula , deferensiasi dan organogenesis , terbentuklah JANIN (wujud kecil manusia). 

        Selama sembilan bulan sepuluh hari (40 minggu) janin melakukan tahapan perkembangan didalam rahim / uterus , sampai layak dilahirkan / dikeluarkan melalui vagina (bila ibu melahirkan normal). Peristiwa itu dinamakan kehamilan.


Gambar rahim ibu dan bagian-bagian nya


Janin mendapatkan makanan dari jaringan plasenta melalui tali pusat. Air ketuban (amnion) berfungsi antara lain untuk: Sebagai pelindung yang akan menahan janin dari trauma akibat benturan. Melindungi dan mencegah tali pusat dari kekeringan, yang dapat menyebabkannya mengerut sehingga menghambat penyaluran oksigen melalui darah ibu ke janin.

Gambar perkembangan janin dalam rahim ibu (kehamilan) :



        Saat janin telah keluar dari tubuh ibunya , dia dinamakan bayi. Bayi siap untuk melakukan tahapan pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya sebagai manusia.